Sering Diilikan

Wednesday, November 18, 2009

Jasinga versi Nini Sumarmah

Jasinga versi Nini Sumarmah

Pada dahulu kala di negeri Sunda wilayah bagian barat hidup seorang pembesar yang bernama: Ki Mundinglaya yang mempunyai lima orang putra yaitu:

  1. Wira Kosa

  2. Wira Dana

  3. Wira Danu

  4. Wira Singa

  5. Wira Ajun

Kemudian Ki Mundinglaya beserta lima orang putranya berperang melawan Banten dan akhirnya kalah serta banyak anak buahnya yang mati bahkan alat-alat perang dan bendera panji di sita sebagai rampasan perang.

Ki Mundinglaya dan lima orang putranya beserta sisa pasukannya kembali ke negeri Sunda dan mereka pun akhirnya berpencar membuat pemukiman baru bahkan ada pula yang melarikan diri ke daerah Sumedang dan Cirebon.

  1. Wira Kosa, lari dan menetap di sebelah timur dan membuat pemukiman baru yang bernama Sipak.

  2. Wira Dana, lari ke daerah Caruban (Cirebon) dan menetap di sana.

  3. Wira Danu, lari ke daerah Sumedang dan menetap di sana.

  4. Wira Singa dan ayahnya Ki Mundinglaya ke daerah barat dan membuka pemukiman baru yang di beri nama Jasinga.

  5. Wira Ajun ke sebelah utara dan membuat pemukiman baru yang bernama Setu.

Dan akhirnya Ki Mundinglaya dan lima orang puteranya hidup sebagai rakyat biasa didaerahnya masing-masing dan menjalankan kegiatan seperti bercocok tanam, berkebun, menggembala ternak dll. Sehingga mereka aman dari kejaran pasukan Banten, dan nama-nama daerah seperti Sipak, Setu dan Jasinga sekarang telah berkembang menjadi sebuah desa yang ramai penduduknya. Bahkan nama Jasinga sendiri kini dijadikan sebuah Kecamatan yang didalamnya meliputi desa Sipak, Setu dan Jasinga itu sendiri.


Sumber : Nini Sumarmah

Kalakay Jasinga, 17 November 2009







No comments:

Post a Comment